Pict by Holly Mandarich on Unsplash via http://www.ibadahmimpi.wordpress.com
Kegiatan mendaki gunung belakangan ini bukan lagi menjadi sesuatu yang aneh dikalangan masyarakat terutama dikalangan anak muda. Efek perkembangan media sosial yang pesat dan juga banyaknya film-film yang menceritakan tentang kegiatan pendakian gunung meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan pendakian.
Di satu sisi, meningkatnya minat dalam pendakian gunung menunjukkan adanya kesadaran manusia akan kebutuhan mereka terhadap alam. Orang-orang melakukan pendakian gunung dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Ada yang benar-benar pecinta alam, ada yang hanya sekedar ingin mencari kedamaian, ada juga yang sekedar ikut-ikutan tren.
Walaupun gunung-gunung belakangan ini sudah ramai oleh para pendaki, tetap saja kegiatan pendakian gunung merupakan sesuatu yang tergolong 'ekstrim' dan harus di persiapkan segala sesuatunya dengan matang. Jika kamu seorang pendaki pemula, atau kamu punya keinginan mendaki gunung untuk pertama kalinya. Pastikan kamu memperhatikan 7 hal berikut ini.
1. Waktu pendakian dan cuaca
Ranu Kumbolo ketika cuaca cerah – Photo by Tripus via http://google.com
Perhatikan kapan kamu akan melakukan pendakian. Sangat tidak disarankan melakukan pendakian di musim hujan. Disaat musim hujan, biasanya track pendakian akan sangat licin, belum lagi badai gunung yang sewaktu-waktu bisa menghampiri kamu. Jadi, perhatikan betul kapan waktu pendakian yang tepat.
2. Teman pendakian
Pendaki gunung – Photo by Tribunnews via http://google.com
Sebelum melakukan pendakian, pastikan kamu merencanakan akan melakukan pendakian dengan siapa. Jika kamu seorang pendaki pemula atau belum pernah melakukan pendakian sebelumnya, pilihlah teman pendakian yang sudah berpengalaman dan sudah mengerti serta sudah hafal dengan jalur pendakian gunung yang akan kamu daki tersebut. Jika terjadi badai atau sesuatu yang tidak diinginkan selama di perjalanan saat pendakian, kamu akan merasa sedikit aman jika pergi dengan teman yang sudah punya pengalaman.
3. Perhatikan lengkapan peralatan
Peralatan mendaki – Photo by Phinemo via http://google.com
Pendakian gunung merupakan salah satu kegiatan ekstrim yang butuh persiapan matang dan peralatan pendakian yang lengkap. Pastikan tidak ada satupun peralatan pendakian kamu yang tertinggal. Peralatan pribadi seperti sepatu gunung, Sleeping bed, jaket gunung, jas hujan, sarung tangan, kupluk dan peralatan wajib lainnya. Dan satu lagi yang tak boleh dilupakan adalah tenda dengan kapasitas yang sesuai dengan banyak anggota pendakian kamu.
4. Persiapkan logistik yang cukup
Logistik mendaki – Photo by cozmeed via http://google.com
Urusan perut memang seharusnya diutamakan, karena sewaktu mendaki tenaga
kamu akan sangat terkuras dan tentunya membutuhkan pasokan kalori dari
makanan. Pastikan kamu membawa makanan dan logistik yang cukup. Usahakan
membawa makanan yang siap saji atau mudah disajikan karena digunung
biasanya kita tidak akan punya banyak waktu untuk memasak. Selain karena
waktu yang cukup singkat, cuaca di gunung juga kadang tak menentu,
hujan bisa terjadi kapan saja dan akan menghalangi kamu untuk memasak
dikala hujan turun. Saran saya, usahakan makan makanan yang enak-enak,
karena digunung sudah capek-capek berjalan, masa makan makanan yang
biasa aja sih? Berikan sedikit hadiah buat tubuh kamu yang telah
berjuang menaklukan jalur pendakian yang berat.
5. Taati aturan pendakian dan aturan alam
Berjalan di jalur pendakian gunung, kita menjadi orang asing sekaligus
tamu disitu. Jadi, sudah seharusnya kita menaati aturan-aturan yang ada
di gunung yang akan kita daki tersebut. Biasanya sebelum kegiatan
pendakian dimulai, para pendaki akan diberikan semacam briefing terlebih
dahulu oleh petugas BKSDA maupun petugas Taman Nasional yang memegang
tanggung jawab di pendaian gunung tersebut. Pada saat briefing, biasanya
petugas akan menanyakan kelengkatan peralatan pendakian seperti tenda,
sleeping bag, jaket gunung, sepatu tracking dan kelengkapan lain yang
diperlukan saat pendakian.
6. Bawa kembali sampah kamu turun gunung
Pendaki membawa sampah turun gunung – Photo by Phinemo via http://google.com
Belakangan jumlah para pendaki makin bertambah. Minat masyarakat dalam
hal pendakian gunung kian melambung. Gunung-gunung sudah ramai
dikunjungi oleh para pendaki. Efek negatif yang ditimbulkan adalah
banyaknya sampah yang menumpuk di gunung akibat dari ulah sebagian
pendaki yang tak menaati aturan. Gunung yang semestinya merupakan tempat
yang bersih dan suci, malah tercemari oleh sampah-sampah yang
menggunung. Itulah kenapa para pendaki diwajibkan membawa trashbag untuk
mengumpulkan sampah yang dihasilkan selama pendakian dan harus kembali
dibawa turun. Semoga gunung-gunung di Indonesia dan dimanapun tetap
bersih ya kawan. Salam Lestari!





